KabarDewan
Pemkot Bandung
Di Kota Bandung SD, SMP dan SMA Beda Jam Masuk
Strategi Wali Kota M. Farhan Memecah Kepadatan Lalu Lintas
Senin, 14 Juli 2025
Maman
Oleh: M. Daffi Darmawan
KabarDewan
Diskominfo Kota Bandung
Pemkot Bandung merencanakan aturan baru jam masuk sekolah dengan membagi tiga untuk SD, SMP dan SMA.

KABARDEWAN.COM-Pemerintah Kota Bandung meramu aturan baru terkait jam masuk sekolah dengan tidak secara penuh mengakomodasi aturan dari Pemprov Jabar. Wali Kota Bandung akan manerapkan tiga jam masuk sekolah untuk tiga tingkatan yang berbeda.

“Ini bagian dari strategi untuk memecah kepadatan lalu lintas di pagi hari. Kita sesuaikan dengan arahan Gubernur, terutama untuk SMA yang sudah diberlakukan masuk lebih pagi,” ujar Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan pada kegiatan MPLS di SMP 14 Bandung, Senin 14 Juli 2025.

Tiga kategori jam masuk sekolah tersebut yakni 

- SD   : masuk pukul 07.30 WIB
- SMP: masuk pukul 07.00 WIB
- SMA: masuk pukul 06.30 WIB

Rencananya aturan tersebut akan dterapkan mulai pekan depan.

Kebijakan lainnya adalah pengaturan penggunaan handphone (HP) oleh siswa. Meski tidak dilarang, penggunaannya harus diatur agar tidak mengganggu proses pembelajaran.

“Setiap sekolah wajib punya sistem yang memastikan HP tidak mengganggu konsentrasi belajar. Misalnya, HP dikumpulkan saat pelajaran dimulai, dan dikembalikan setelah selesai,” jelas Farhan.

Demi keamanan dan kelancaran lalu lintas di sekitar sekolah, siswa SD dan SMP dilarang membawa kendaraan sendiri. Pemkot Bandung juga bekerja sama dengan kepolisian untuk memastikan aturan ini ditegakkan.

“Kita ingin orang tua merasa tenang, tidak perlu menunggu lama di sekolah, dan yang terpenting, anak-anak selamat dan tertib,” kata Farhan.

Sementara itu, Pemkot Bandung juga sedang menyusun kerangka pendidikan karakter yang sejalan dengan arahan dari Kementerian Pendidikan Sekolah Dasar dan Menengah.

Salah satu rencana strategisnya adalah melibatkan TNI dan Polri dalam kegiatan pembentukan karakter siswa.

“Anak-anak remaja berada di masa rawan secara psikologis. Oleh karena itu, kami ingin ada pendekatan lebih menyeluruh yang menyentuh kedisiplinan, tanggung jawab, dan pembentukan mental yang kuat,” ungkapnya.

Kerangka tersebut akan mengacu pada konsep “Tujuh Kebiasaan Hebat Anak Indonesia”, yang menjadi dasar pembinaan karakter siswa di Kota Bandung.*


Komentar
Silakan lakukan login terlebih dahulu untuk bisa mengisi komentar.
KabarDewan
Portal berita yang mengupas kinerja Anggota Dewan dan sinerginya dengan Pemerintah.
Jl. Cimencrang No. 100 Gedebage Bandung
+62-22-63733512
redaksi [@] kabardewan.com
© 2026 KabarDewan | dashboard
Alive by hanesdev